Gender Mainstreaming at DPR RI during Period 2019–2024

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ratna Wati
Mansyur Achmad
Dedeh Maryani
Wahyu Tri Putranto

Abstract

The less percentage of women at the parliament will affects the DPR RI policies regarding women and their duties and functions as people's representatives. This research has purposes to investigated and compose a new method strategy that is useful to appliance efforts in order to achieve gender justice (Sexes) and gender equality at DPR RI. This research was conceived with a qualitative method based on positivism paradigm from 9 informants according to proposed criteria by snowball sampling technique. The data collection techniques used were literature study, interviews and observations which were analyzed using descriptive analysis and developed through the analysis of the observer's training. The research findings according to the Grindle public policy implementation model disclose that these gender mainstreaming policies enforcement at chores and roles from DPR RI is an adequate to aid the completion of gender parity and fairness in the life of society, nation and state, precisely to boost the women's function, status and capacity in the eyes of society both all aspects and levels. These enforcement of the gender-based policies in national development needs to be highlighted and expanded via official legality strategies, structural synergy strategies, cultural adaptation strategies and individual strengthening strategies.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Wati, R., Achmad, M., Maryani, D., & Putranto, W. T. (2021). Gender Mainstreaming at DPR RI during Period 2019–2024. Enrichment : Journal of Management, 12(1), 984-990. https://doi.org/10.35335/enrichment.v12i1.335

References

Ahmad, L. F. (2020). Peran anggota dprd perempuan dalam upaya pengarusutamaan gender pada fasilitas publik pengaturan lahan parkir berbasis gender di Kota Depok. Bachelor's thesis. Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Grindle, M. S. (2017). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.
Hasanah, U., & Musyafak, N. (2017). GENDER AND POLITICS: Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan Politik. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(3), 409-432.
Julita, E. N., Mursalin, A., & Najib, K. (2020). KETERWAKILAN POLITIK PEREMPUAN DALAM PEMILU LEGISLATIF KABUPATEN TEBO PERIODE 2019-2024. Bachelor's thesis. UIN Sulthan Thaha Saifuddin. Jambi.
Ma’rifah, N., Nuroniyah, W., & Farah, N. (2015). Pandangan Ulama Cirebon terhadap Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Rancangan Undang-undang Keadilan dan Kesetaraan Gander (RUU KKG). Jurnal Saintifika Islamica, 2(2), 26-48.
Martiany, D. (2011). Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Sebagai Strategi Pencapaian Kesetaraan Gender (Studi di Provinsi Sumatera Utara dan Jawa Tengah). Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, 2(2), 121-136.
Muhartono, D. S. (2020). Pentingnya egulasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah di Kabupaten Kediri. Publiciana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 13(2), 117-134.
Noerdin, E. (2011). Mencari Ujung Tombak Penurunan Angka Kematian Ibu di Indonesia. Jakarta: Women Research Institute.
Oktari, R. S., Kamaruzzaman, S., Fatimahsyam, F., Sofia, S., & Sari, D. K. (2021). Gender mainstreaming in a Disaster-Resilient Village Programme in Aceh Province, Indonesia: Towards disaster preparedness enhancement via an equal opportunity policy. International Journal of Disaster Risk Reduction, 52, 101974.
Republik Indonesia. (2000). Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 Tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: Presiden Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2000). Undang-Undang No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang No. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang No. 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.
Sijabat, R., & Yunus, M. (2020). THEORY OF PLANNED BEHAVIOR: HILIRISASI PROGRAM PENGARUSUTAMAAN GENDER PADA PARTISIPASI POLITIK WANITA. In Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 536-554).
Staudt, K. (2018). Gender mainstreaming: Conceptual links to institutional machineries (pp. 40-66). Manchester University Press.
Umagapi, J. L. (2020). Representasi Perempuan Di Parlemen Hasil Pemilu 2019: Tantangan Dan Peluang. Kajian, 25(1), 19-34.